Dinas Pertanian dan Peternakan Mitra Kukuhkan Kelompok Tani “Milenial” Tosuraya Barat

Read Time2 Minute, 3 Second

MITRA, sulutgonews.co.id – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minahasa Tenggara. Rabu, (27/10) melakukan pengukuhan Kelompok Tani “Milenial” Tosuraya Barat, yang diselenggarakan di Kolam Renang Kawiwi, Tosuraya Barat.

Dalam pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Mitra, Johanna Untu yang diwakili Kabid Penyuluh Olvie Lumopa didampingi Kepala Balai Penyuluh Pertanian Leonardie meyampaikan motivasi dan mengajak Kelompok Tani “Milenial” Tosuraya Barat, untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memajukan pertanian.

“Mudah-mudahan dengan dibentuknya kelompok “Milenial” yang semuanya anak mudah, dapat memberdayakan kelompok dengan baik serta dapat menjaga kekompakan,” kata Lumopa.

Menurut Lumopa, kelompok tani anak muda yang terbentuk sudah sangat baik. Apalagi saat ini lagi giat-giaynya program Kementrian menunjang inovasi anak muda dalam mengolah lahan pertanian dimasa pandemi saat ini.

” Saya berharap kelompok ini bisa menunjukkan eksistensi di dunia pertanian dengan memanfaatkan teknogi digital yang ada saat ini,” harapya

Sementara itu, Kepala BPP Ratahan, Leonardie Ratela dalam penyampaiannya sepakat apa yang disampaikan Kabid Penyuluh, Olvie Lumopa. Dirinya juga berharap setelah dilakukan Pengukuhan kelompok “Milenial” langsung action dengan memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam.

” Dengan terbentuknya Kelompok Tani “Milenial” ini, kita bersama-sama belajar khususnya bertani. Sehingga memotivasi anggota kelompok untuk berinovasi dalam pertanian, misalnya bercocok tanam dengan ilmu yang didapat dari kelompok itu sendiri,” ucapnya.

Dikatakannya lagi bahwa salah satu keuntungan membentuk Kelompok Tani yang dikukuhkan secara sah, lebih mudah memperoleh pupuk bersubsidi di agen resmi dengan harga dibawah eceran.

” Yang pasti kalau sudah menjadi anggota kelompok yang sah, akan mendapat pupuk bersubsidi. Tak hanya itu, bantuan berkaitan dengan pertanian juga akan mudah didapat misalnya bibit jagung,” ucap Ratela.

Ia juga berharap kelompak tani “Milenial” Tosuraya Barat, dapat memanfaatkan teknologi yang ada untuk menarik pangsa pasar dari hasil pertanian, karena di era digital saat ini merupakan suatu tantangan bagi kaum milenial untuk berani tampil beda dalam memasarkan hasil pertanian. juga, mengajak petani “Milenial” agar dapat berinovasi dalam dunia pertanian melalui teknolgi aju dalam memasarkan hasil pertanian.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Tani “Milenial” Tosuraya Barat, Noldy Pangkerego menyampaikan terima kasih sekaligus mengapresiasi Dinas Pertanian dan Peternakan, Kepala BPP serta jajaran yang sudah hadir sekaligus mengukuhkan pengurus dan anggota, dengan adanya pembentukan kelompok tani ini kiranya menarik minat para pemuda khususnya di Kelurahan Tosuraya Barat, bahwa mengolah lahan pertanian prospeknya juga menjanjikan.

” Yang pasti kami akan berusaha memajukan kelompok tani “milenial” dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat saat ini dalam memasarkan hasil pertanian nanti,” tutup Pangkerego yang didampingi Sekertaris Kelompok Tani “Milenial” Tosuraya Barat, Dolfie Sumangando dan Bendahara Since Piri.

(win)