Mokosolang Tegas, Perangkat Desa Dan BPD Tidak Mengikuti Program Vaksin Di Ganti

Read Time1 Minute, 43 Second

MITRA, sulutgonews.co.id – Untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melakukan penyuntikan vaksin. tak, terkecuali Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) lebih proaktif capai target vaksin.

Kepala Dinas PMD, Arnold Mokosolang kepada media ini Senin, (1/11) mengatakan setelah mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara bahwa ada beberapa desa yang belum mencapai target vaksin Kabupaten.

“Target capaian minggu pertama per tanggal 1 oktober sudah diangka 75 persen rata-rata kabupaten. dengan demikian rata rata di tiap desa sudah mencapai angka itu, tetapi masih ada beberapa desa yang belum memcapai angka tersebut atau capaiannya masih di angka 70 persen,” kata Mokosolang.

Berkaitan dengan data, Mokosolang menjelaskan bahwa data sasaran penerima vaksin ada yang berbeda, ada data manual desa, dan ada data dari Dinas Kesehatan Kabupaten yang juga menjadi perbedaan capaian bagi desa desa.

“Saya berharap setiap Hukum Tua melakukan validasi dan verifikasi data, membawa bukti bukti vaksin dari setiap masyarakat, kemudian sapaikan kepada PKM yang ada untuk dilakukan pencocokan atau melakukan klarifikasi, verifikasi sehingga masing-masing ada data acuan untuk dijadikan dasar dalam rangka menetapakan jumlah sasaran dan berapa capaian presentase masing-masing,” jelas Mokosolang

Ia juga menegaskan kepada setiap Hukum Tua untuk bekerjakeras mensukseskan progaram capaian vaksinasi kabupaten sekaligus meminta Hukum Tua untuk dapat memerintahkan Perangkat Desa dan BPD untuk intens bekerja dan mengajak masyarakat lewat edukasi, sosialisasi apa manfaat vaksin.

“Kalau ada Perangkat Desa atau BPD sampai hari ini tidak mau mengikuti program vaksin atau atau malas melakukan tugasnya (pekerjaan_red) dengan alasan tidak jelas, saya sarankan agar dilakukan pengantian, ataupun tidak dilakukan pengantian maka insentif bersangkutan tidak akan dibayarkan,” tegasnya

Dirinya berharap, pihaknya akan mencapai angka 80 persen vaksin di akhir bulan november guna mendukung program pemerintah dalam rangka capaian target vaksin di Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Saya berharap kepada seluruh Hukum Tua agar mengajak, mengimbau dan turun langsung kelapangan, door to door rumah kerumah warga untuk mengedukasi masyarakat, agar masyarakat ikut serta program vaksinasi guna memutus matarantai penyebaran virus covid-19,” tutup Kadis PMD Minahasa Tenggara, Arnold Mokosolang.

(win)