Pengabdian: Hukum Tua Desa Touliang Oki Jeane Pakasi, 19 Tahun Memimpin dengan Dedikasi

Read Time1 Minute, 36 Second

Touliang Oki –Jeane Pakasi telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Desa Touliang Oki Hampir 2 dekade. Perempuan kelahiran 7 Juli 1957 ini resmi dilantik sebagai Hukum Tua pada 9 Juli 2007 dan telah mengemban amanah memimpin desa selama kurang lebih 19 tahun 2 bulan.

Selama masa kepemimpinannya, berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berhasil diwujudkan. Salah satu program yang mendapat apresiasi adalah bedah rumah dengan penyerahan kunci kepada lima keluarga penerima manfaat. Selain itu, melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sebanyak 222 unit rumah berhasil dibangun dan direnovasi sehingga memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Jeane Pakasi lewat program desa juga memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan mesin paras dan perahu untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Dalam kepemimpinannya, ia juga terus mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan memberikan teladan dalam berdemokrasi. Menurutnya, pelaksanaan pemilihan yang baik dan damai merupakan warisan penting bagi generasi yang akan datang.

Sebelum mengabdikan diri sebagai Hukum Tua Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Jeane Pakasi telah mendedikasikan diri sebagai perawat selama 30 tahun, menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat sejak awal kariernya.

Di lingkungan gereja, pengabdiannya juga sangat aktif. Ia pernah menjabat sebagai Ketua WKI GMIM Nazareth Touliang Oki selama dua periode, Wakil Ketua BPMJ GMIM Nazareth selama dua periode, serta menjadi Anggota Badan Pekerja Wilayah Tandengan dan menjadi Penatua Kolom 6.

Dalam usia 68 tahun, semangat pengabdiannya tetap menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Touliang Oki. Dengan keyakinan yang selalu dipegang teguh, Jeane Pakasi percaya bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan ketulusan akan membawa berkat.

“Apa yang Tuhan buat, baik adanya.” Semoga kepemimpinan Hukum Tua yang baru terpilih bisa membawa masyarakat desa Touliang Oki, lebih baik lagi,” pungkasnya.

Melalui dedikasi panjang dalam pelayanan pemerintahan, kesehatan, dan kehidupan bergereja, Jeane Pakasi meninggalkan jejak pengabdian yang diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun Desa Touliang Oki yang semakin maju, sejahtera, dan beriman.

Yvi