Desa Ranomerut Ambil Bagian Sukseskan Proyek INEY Fase 2 di Kabupaten Minahasa

Read Time1 Minute, 16 Second

Minahasa – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Proyek INEY (Integrasi Layanan Primer) Fase 2 melaksanakan kunjungan pemantauan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi layanan kesehatan primer sekaligus mengevaluasi capaian berbagai indikator kesehatan di daerah.

Pemerintah Desa Ranomerut dalam Hal ini Hukum Tua Eltelaita Kuron menyambut baik kegiatan ini dengan melakukan diskusi dengan Poltekkes Manado dan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, dilanjutkan observasi di Posyandu Desa Ranomerut, Kecamatan Eris, serta observasi di Puskesmas Tandengan.

Diketahui diskusi ini membahas mengenai monitoring data, mutu pelayanan, pelatihan kader, serta penerapan praktik baik yang telah dilakukan.

Kunjungan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari tim pusat Kementerian Kesehatan, Poltekkes, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, puskesmas, posyandu, kader kesehatan, hingga pemerintah desa.

Pemantauan difokuskan pada lima indikator utama, yaitu:
Imunisasi Dasar Lengkap.
Imunisasi Zero-Dose.
Posyandu dengan kader kategori Madya dan Utama.
Posyandu aktif sesuai standar pelayanan.
Puskesmas Pembantu (Pustu) yang melaksanakan pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Kesehatan berharap kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Minahasa semakin meningkat, kapasitas kader kesehatan semakin kuat, cakupan imunisasi terus bertambah, serta target indikator Proyek INEY dapat tercapai secara optimal demi mewujudkan masyarakat Minahasa yang sehat, sejahtera, dan produktif.

Pemerintah Desa Ranomerut dalam hal ini Hukum Tua Eltelaita Kuron, medukung penuh kegiatan ini, karena membawa dampak baik bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa, terlebih khusus masyarakat yang ada di desa Ranomerut.

” Kami bersyukur menjadi tempat pusat kegiatan program ini, kiranya dampak dari program ini benar-benar dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Minahasa, terlebih masyarakat desa Ranomerut,” pungkasnya

 

Yvi