Universitas Sariputra Indonesia Tomohon menggelar kegiatan Pemanfaatan Sistem Informasi E-Market berbasis Android di Kecamatan Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, bertempat di Kantor Kecamatan Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, pada selasa 28 Desember 2021.
Kegiatan ini dilaksanakan karena Universitas Sariputra Indonesia Tomohon menjadi satu di antara 110 Perguruan Tinggi se – Indonesia yang menerima kucuran dana penelitian dan pengabdian masyarakat. UNSRIT satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta di Wilayah LLDIKTI XVI yang menerima hibah pendanaan tersebut, dan dana ini diberikan Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek RI.
Adapun Latar belakang implementasi PKM, yaitu, 1 Dalam kehidupan modern dimasa Pandemi Covid 19 maka inovasi tetap terus dilakukan terhadap aktivitas pasar agar tetap berjalan dengan lancar, 2. Teknologi adalah salah satu aspek yang ditekankan dalam rangka kemajuan pada pasar yang merupakan urat nadi perekonomian di Indonesia, 3. Perlu adanya digitalisasi pada pasar dengan mengembangkan sistem informasi E-market.
Tujuan PKM adalah Menghasilkan aplikasi berbasis digital untuk terus meningkatkan perekonomian masyarakat, dalam hal ini aktivitas jual beli di pasar.
Adapun TIM PKM Dosen UNSRIT, Nadya Kamasi, S.Pd, M.Pd, Nindy Sepang, S.Pd, M.Pd, Keith Ratumbuisang, S.Pd, M.Pd, M.Sc, Magdalena Makalalag, SE, MSA bersama 3 Mahasiswa Unsrit, Kegitan ini dibuka oleh Camat Suluun Tareran Drs. Tonie Lantang.
Materi yang diberikan adalah Sosialisasi Program PKM, Pendampingan Pemanfaatan dan Pengoperasian Sistem Informasi E-Market Berbasis Android kepada masyarakat di Kecamatan Suluun Tareran dalam hal ini penjual dan pembeli di pasar dengan Narasumber Yosua F. Ratumbuisang, S.Pd. Kemudian Materi Strategi Pemasaran lewat Internet. Selaku Narasumber Abdurrahman Rigel Hullah, SE., MSA., Ak.
PKM ini dilaksanakan dengan Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS Ditjen Ristek Kemendikbudristek RI.
Kegitan dihadiri oleh Masyarakat dari 9 Desa yang ada di Kecamatan Suluun Tareran (Penjual, Pembeli, Perangkat Desa).
KR.
