Taman Kanak-Kanak (TK) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Immanuel Koya menggelar Penamatan (Graduation) bagi Tiga Puluh (30) anak, yang digelar di Wale Immanuel, pada rabu 16 juni 2021.
Kegiatan Penamatan diawali dengan Ibadah yang dipimpin Pendeta Patricia Sambouw STh, yang dalam khotbahnya, mengatakan, bahwa pendidikan bagi anak-anak sangatlah penting, terlebih dalam masa pandemi saat ini yang mengharuskan protokol kesehatan.
Selanjutnya pengalungan dan penyerahan ijasah oleh Lurah Koya Herke Mokolensang SIP.
Dalam sambutannya Kepala Sekolah TK GMIM Immanuel Koya, Grace Loho SPd, mengatakan, walaupun dalam masa pandemi, akhirnya 30 anak dapat dinyatakan lulus.
“Sebenarnya kami kesulitan dalam mengatur kegiatan belajar mengajar, karena harus mengatur dengan menerapkan protokol kesehatan, dan akhirnya diatur formula pembagian kelompok dan tatap muka satu minggu satu kali, dan saat ini sudah dinyatakan lulus,” Ujarnya.
Sementara itu Lurah Koya Herke Mokolensang SIP, mengatakan, bahwa dirinya juga adalah alumni TK GMIM Immanuel Koya yang telah lulus di tahun 1970-an, dirinya pun menjelaskan dan mengingat situasi di saat itu, dimana dikatakannya bahwa saat itu tidaklah sama dengan saat ini.
” Dulu saya itu pemalu, kalau sudah duduk yah duduk saja, walaupun rasa buang air kecil, saya tidak berani beranjak,” Ujar Lurah yang murah senyum ini.
Diapun mengisahkan perbedaan jaman dulu dan sekarang, dimana waktu lalu para murid sangat takut dan enggan berpapasan dengan guru, namun sekarang murid kepada guru malahan jadi tempat (ba ere) curhat dan minta perhatian.
Diapun merasa cemburu karena perayaan penamatan di tahun 70-an berbeda dengan tahun-tahun sekarang ini, karena dulu biasa saja, tapi saat ini dilakukan luar biasa, walaupun saat ini dalam masa pandemi.
“Selamat bagi adik-adik (unyu-unyu) yang telah menyelesaikan Studi, kiranya adik adik ke-depan bisa menjadi apa yang di cita citakan, seperti jadi Pendeta, Lurah, Camat dan sebagainya. Sekali lagi selamat,” Pungkasnya.
Turut hadir Pendeta Since Pandelaki Ngantung, Bunda Novita Tendean, Bunda Diane Makaenas, Para Orang Tua dan Murid TK GMIM Immanuel Koya.
Yvi
