Masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid) 19, membawa derita kalangan masyarakat yang harus kerja untuk makan setiap hari. Hampir 2 bulan terakhir, masyarakat dibuat seakan tak berdaya menghadapi Virus yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.
Sore hari di Kabupaten Minahasa, saya menunggu Angkutan Umum Trayek Tondano-Tomohon. Kurang lebih 30 Menit saya menunggu. Kendaraan yang akrab dibilang mikrolet itu, tak kunjung lewat ditempat biasa saya tunggu.
Kesabaran saya sudah mulai hilang, dan sempat membuka aplikasi pesan kendaraan Online. Namun, akhirnya muncul juga kendaraan yang saya nantikan itu.” Untung saya belum pesan kendaraan online,” kata dalam hati, karna biaya Angkutan Umum dan Kendaraan Online beda pembayarannya (jauh lebih murah angkutan umum).
Sewaktu saya naik, memang hanya saya yang didalam kendaraan angkutan umum itu, bersama dengan Pak Sopir Usia paruh baya. Yang dengan senyum menyapa, sekaligus menanyakan tujuan saya turun dimana,” mau kemana?, saya hanya sampai Tataaran 2, (masih dalam Kota Tondano)” ujar Pak Sopir. Kebetulan saya memang tidak lewat daerah yang diutarakannya.
Pembicaraan kami pun berlanjut,” kenapa Pak tidak terus di Kota Tomohon?, sesuai dengan trayek angkutan ini,” kata saya. Langsung dijawab oleh Pak Sopir,” kalau ada minimal dua (2) Orang ke Tomohon, saya mau. Tapi kalau cuma satu (1) Orang, rugi saya,” ujarnya.
Tapi, tidak lama setelah saya naik. Naik juga Bapak dengan tujuan yang kebetulan tidak lewat lokasi yang ditentukan Pak Sopir.
Menurut Pak Sopir, saat ini Angkutan Umum (Mikrolet) beroperasi, sebagian besar sopirnya adalah pemilik kendaraan,” kalau cuma kejar setoran, mujur-mujuran atau palingan hanya untuk isi kembali bahan bakar,” ujarnya menyayangkan.
Memang dengan diberlakukan Stay At Home, Social Distancing. Maka berkurang pengguna kendaraan umum mikrolet. Hal ini tentu saja berimbas pendapatan bagi sopir mikrolet.
Belum sempat saya bertanya mengenai bantuan dari Pemerintah, saya sudah buruan turun, karna sudah sampai dilokasi tujuan. Namun, setidaknya saya mendapat gambaran betapa sulitnya bekerja dalam masa pandemi covid 19 ini.
Semoga Pandemi Covid 19 ini segera berakhir, sehingga semua aktifitas berjalan seperti biasa.
Yvi
