Siapkan Lahan Pemakaman Covid 19, Pemerintah Minahasa Berharap Korban Tidak Bertambah

Read Time1 Minute, 23 Second

Pemerintah Kabupaten Minahasa mengantisipasi segala kemungkinan dalam pemakaman terkait Covid 19, menyediakan lokasi khusus dalam memakamkan korban terkait dengan covid 19 ini.

Berbagai penolakan terhadap pemakaman jenasah yang terkait Covid 19 seperti yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia, ternyata tidak demikian di Kabupaten Minahasa. Sampai saat ini sudah 12 Jenasah yang dimakamkan di Minahasa semuanya berjalan baik tanpa ada penolakan masyarakat.

Walaupun yang dimakamkan di Minahasa tidak semuanya bertempat tinggal di Minahasa. Sampai saat ini tidak ada penolakan warga. Ini membuktikan bahwa rakyat Minahasa sangat senantiasa mengedepankan rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam kontek hubungan sosial.

Namun demikian, Pemda Minahasa dibawa kepemimpinan ROR RD terus melakukan upaya dalam rangka melindungi warganya dari penyebaran Covid 19, termasuk dalam rangka antisipasi berbagai kemungkinan yg dapat terjadi dalam pemakaman Jenasah covid 19.

Saat ini Pemda Minahasa sudah menyiapkan lahan di wilayah Kakas Barat untuk dijadikan lokasi pemakaman Covid 19 untuk wilayah Kakas, Langowan, Tompaso, dan Kawangkoan serta Rembokem. Demikian halnya untuk wilayah Tondano dan sekitarnya telah disiapkan lahan di wilayah Tondano, sementara untuk wilayah Pineleng, Mandolang sampai Tombariri Timur sudah diusulkan kepada Pemerintah Provinsi untuk memanfaatkan lahan yang menjadi milik Pemprov di Kalasey, dan hari ini sudah ditindaklanjuti dengam peninjauan Tim Provinsi atas  petunjuk Gubernur OD.

Bupati Minahasa Royke Roring menyampaikan bahwa lokasi pemakaman tersebut akan ditata dengan baik, dan juga tidak menutup kemungkinan ada jenasah dari Daerah tetangga yang terkait Covid, dan ditolak oleh warga di Daerah asal dapat memanfaatkan lahan pemakaman ini.

Namun demikian Bupati ROR berharap seluruh masyarakat tetap berdoa agar tidak ada lagi korban karena Covid 19, dan bahkan suasana ini agar bisa cepat berlalu, dan Tuhan tetap melindungi Minahasa dan Sulawesi Utara dari penyebaran Covid 19.

Yvi