Perkuat Sinergi dan Prestasi, Lemkari Sulawesi Utara Gelar Rakerprov 2026

Read Time1 Minute, 21 Second

Pengurus Provinsi Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sulawesi Utara resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026. Pertemuan strategis ini dilaksanakan di wale saint josep tomohon, Sabtu 7 Maret dengan fokus utama penguatan organisasi dan peningkatan prestasi atlet di bumi Nyiur Melambai.

Rapat kerja ini di buka langsung oleh wakil ketua 1 Prof.Benny pinontoan dihadiri oleh jajaran pengurus provinsi dan perwakilan pengurus cabang dari kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

sementara itu sekertaris Lemkari sulut Fauzan fadhillah saat membacakan sambutan ketua Pengprov lemkari sulut Kombes Pol Denny Situmorang SIK, menekankan pentingnya soliditas antar pengurus untuk memastikan program kerja tahun 2026 berjalan efektif.

Ia berharap Lemkari Sulut dapat terus mencetak karateka-karateka handal yang mampu bersaing, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Semoga Lemkari Sulut makin jaya dalam prestasi. Melalui raker ini, kita susun langkah-langkah strategis untuk pembinaan atlet sejak dini dan penguatan kelembagaan di seluruh wilayah Sulawesi Utara,” .

Beberapa poin utama yang dibahas dalam agenda Rakerda kali ini meliputi: Evaluasi Kinerja: Meninjau capaian program kerja tahun sebelumnya.

Kalender Kegiatan 2026: Penyusunan jadwal kejuaraan daerah/liga Lemkari dan partisipasi dalam even nasional.
Standarisasi Pelatih dan Wasit: Rencana pelatihan untuk meningkatkan kompetensi teknik di tingkat cabang.
Konsolidasi Organisasi: Pembenahan administrasi dan koordinasi antar pengurus kabupaten/kota.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan semangat kebersamaan melalui tradisi karate, “Oss!”, sebagai simbol kesiapan seluruh jajaran LEMKARI Sulut dalam menghadapi tantangan di tahun mendatang.

Dengan terlaksananya Rakerda ini, Lemkari Sulut optimis dapat mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu perguruan karate terbesar dan paling berprestasi di Sulawesi Utara.

Pelaksanaan Rakeda kali ini di pimpin oleh ketua sidang Prof.benny pinontoan dan anggota Ronald Suparman, Yohania Mangaehe