Liow Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi Dengan Peristiwa RS Pancaran Kasih

Read Time43 Second

Ir Stefanus Berty Arnicotje Nicolaas Liow MAP (SBANL), selaku Tokoh Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), meminta semua elemen masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi dalam menyikapi peristiwa yang terjadi di Rumah Sakit Pancaran Kasih (RSPK) Manado, belum lama ini.

Dia berharap semua pihak senantiasa mengedepankan persatuan, kesatuan, kerukunan dan kedamaian. “Artinya, jangan main hakim sendiri, tetapi serahkan prosesnya kepada aparat hukum,” ujar Stefanus juga selaku Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut).

Juga selaku mantan Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM Periode 2014-2018, mendesak pihak kepolisian untuk segera memproses kejadian di RSPK Manado.

“Tentu kami meminta pihak yang berwajib untuk mencari pelaku perusakan fasilitas umum, apalagi RSPK sebagai fasilitas kesehatan di tengah pandemi Covid-19.” Ujarnya.

Diapun meminta pihak berwajib untuk mencari pelaku penghasutan, serta pembuat dan penyebar hoax. Itu berkaitan UU ITE,” Pungkasnya.

Yvi