Pada umumnya, setiap negara mengatur masalah hak dan kewajiban warga negaranya dalam sebuah konstitusi, atau dalam peraturan perundang-undangan sebagai syarat kehidupan berbangsa dan bernegara. Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Terdapat hubungan timbal balik di antara keduanya. Hal ini dikarenakan kewajiban seseorang berkaitan dengan hak orang lain, begitu pula sebaliknya. Selain hak dan kewajiban, dalam pelaksanaan keduanya tidak lepas dari adanya sikap tanggung jawab. Lantas apa sebenarnya pengertian dari hak, kewajiban dan tanggung jawab?
Hak memiliki artian secara umum. Pengertian hak secara umum adalah segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap orang yang telah ada sejak lahir. Sehingga dapat diartikan bahwa hak adalah sesuatu yang dimiliki oleh manusia sejak lahir dan harus didapatkan atau terpenuhi untuk setiap orang yang memiliki hak tersebut. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, hak memiliki pengertian tentang suatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan, untuk berbuat sesuatu (karena telah ditentukan oleh undang-undang dan aturan), kekuasaan yang benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat.
Menurut Notonegoro “kewajiban adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan oleh pihak tertentu dan tidak dapat digantikan oleh pihak lain, yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.” Berdasarkan kutipan pendapat ahli tersebut, kewajiban merupakan suatu hal yang harus dipenuhi oleh setiap individu sebagai warga negara agar mendapatkan hak yang memang sepantasnya diperoleh sebagai warga negara.
Widagdho (1999) mengatakan bahwa Tanggung jawab adalah kesadaran manusia atas tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti perbuatan sebagai wujud dari kesadaran akan kewajibannya.Tanggung jawab merupakan sikap terpuji yang hendaknya dimiliki setiap individu. Sikap tanggung jawab mencerminkan nilai karakter setiap individu. Jadi, karakter seseorang tercermin dalam sikap tanggung jawabnya, baik terhadap diri sendiri, orang lain, masyarakat, maupun bangsa dan negara. Apa makna tanggung jawab dan apa saja jenis tanggung jawab sebagai warga masyarakat? Samakah tanggung jawab dengan hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat? Orang yang bertanggung jawab dapat dikatakan sebagai orang yang berkarakter.
Bagaimanakah makna tanggung jawab sebagai warga masyarakat? Untuk memahami makna tanggung jawab sebagai warga masyarakat, secara urut perlu memahami pengertian tanggung jawab itu sendiri sehingga dapat memahami makna tanggung jawab sebagai warga masyarakat.
Tanggung jawab merupakan salah satu nilai karakter bangsa yang diharapkan tertanam pada setiap individu, terutama peserta didik. Tanggung jawab adalah sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, baik terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, lingkungan (alam, sosial, dan budaya), negara maupun Tuhan Yang Maha Esa.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Jadi Tanggung jawab adalah sikap berani menyelesaikan hingga menanggung akibat dari tugas yang diberikan kepada orang tersebut. Dalam Bupena Jilid A dikatakan bahwa Tanggung jawab setiap individu meliputi berbagai jenis sebagai berikut :
- Tanggung jawab terhadap diri sendiri artinya menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian, bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri.
- Tanggung jawab terhadap keluarga menjadi tanggung jawab seluruh anggota keluarga, baik ayah, ibu maupun anak. Dalam sebuah keluarga tanggung jawab anggota keluarga menyangkut upaya menjaga nama baik keluarga, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menjaga keselamatan.
- Tanggung jawab terhadap masyarakat dimana tidak ada seorangpun yang bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Hal ini sesuai dengan kedudukan manusia sebagai makhluk sosial. Atas dasar kebutuhan ini, seseorang melakukan komunikasi dengan orang lain sehingga terbentuklan masyarakat. Dalam sebuah masyarakat, setiap anggota mempunyai tanggung jawab ikut serta menjaga kelangsungan hidup warga masyarakat. Oleh karena itu, segala tingkah laku dan perbuatan setiap anggota masyarakat hendaknya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Untuk menjaga hubungan baik dalam kehidupan bermasyarakat setiap anggota masyarakat hendaknya sadar akan tanggung jawabnya sebagai warga masyarakat.
- Tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, setiap orang yang tinggal dan menetap dalam sebuah negara akan terikat oleh aturan-aturan hukum dalam sebuah negara. Oleh karena itu segala pikiran, perbuatan, tindakan dan tingkah laku harus sesuai dengan norma atau aturan yang berlaku dalam negara tersebut.
- Tanggung jawab terhadap Tuhan, manusia bertanggung jawab untuk beribadah dan menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya. Jadi bertanggung jawab sesuai ajaran agama yang dianut.
Hak, kewajiban dan tanggung jawab harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan hak, kewajiban dan tanggung jawab yang seimbang akan membuat hidup menjadi harmonis. Hak, kewajiban dan tanggung jawab dapat diterapkan antara lain dalam kegiatan-kegiatan berikut :
- Memelihara ketertiban dan kemanan hidup bermasyarakat
- Memelihara ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat menjadi tanggung jawab setiap anggota masyarakat. Ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat dapat diupayakan dengan membuat peraturan untuk dipatuhi Bersama segenap warga masyarakat. Sebagai contohnya membuat peraturan jam masyarakat dan Musyawarah pembagian jadwal siskamling
Kewajiban : mengikuti tata tertib . Tanggung jawab : menghargai pendapat orang lain dan menerima hasil musyawarah dengan lapang dada. Hak : mengajukan pendapat, mendapatkan rasa aman dilingkungan dimana kita tinggal
- Menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan masyarakat
Masyarakat merupakan kumpulan dari berbagai individu yang mempunyai latar belakang kehidupan berbeda-beda, tetapi mempunyai tujuan yang sama. Oleh karena itu, dalam masyarakat tentu banyak terjadi perbedaan. Meskipun demikian, setiap anggota masyarakat harus tetap menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat. Dalam menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat hendaknya memegang prinsip-prinsip dasar sebagai berikut :
- Membina keserasian, keselarasan dan keseimbangan dalam berbagai lingkungan kehidupan
- Saling mengasihi, membina dan memberi antarsesama
- Tidak menonjolkan perbedaan tetapi mencari kesamaan
Dengan prinsip di atas, kamu hendaknya bisa menunjukkan perilaku yang mencerminkan sikap menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat seperti berikut :
- Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat
- Setiap warga masyarakat menyelesaikan masalah sosial secara Bersama-sama
- Bergaul dengan sesama warga masyarakat tidak membeda-bedakan suku, agama, ras ataupun antargolongan
- Menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarsuku bangsa
- Mengadakan bakti sosial dilingkungan masyarakat
Widy Wardhana, Pengertian Hak Dan Keawjiban Warga Negara, http://academia.edu, diakses tanggal 12 Mei 2020
Irene MJA, dkk. Buku Penilaian Bupena Jilid 5 A. Penerbit Erlangga
MEILAN MERRY RANTI
