Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi, FKUB Minahasa Berikan Bantuan di Lokasi Bencana Banjir

Read Time2 Minute, 3 Second

Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Kesbangpol menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Minahasa, dilanjutkan dengan aksi nyata membantu korban bencana banjir di Desa Paslaten Kecamatan Kakas, Desa Tandengan Kecamatan Eris, dan Kelurahan Toulour Kecamatan Tondano Timur. Kegiatan Rapat ini dilaksanakan di GMAHK Pioneer Kamanga Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, pada Senin 9 Juni 2025.

Hadir mewakili Bupati Minahasa Kaban Kesbangpol Ir. Jani Moniung, yang juga turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Ibu Pdt. Dolie Tangian, S.Th, M.Pd.K, Wakil Ketua PS. Frans M.Lok,MSC bersama Pengurus FKUB.

Dalam sambutan Bupati Minahasa yang disampaikan Ir. Jani Moniung, mengatakan, Rapat Evaluasi ini sangat penting dan strategis, karena FKUB merupakan mitra utama pemerintah daerah dalam menjaga, merawat, dan memperkuat harmoni serta kerukunan antar umat beragama di daerah kita tercinta, Kabupaten Minahasa. Pemerintah sangat menyadari bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari seberapa kuatnya jalinan persaudaraan dan rasa toleransi di tengah-tengah masyarakat.

” Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus FKUB, para tokoh lintas agama, dan masyarakat minahasa atas peran serta aktif dalam menjaga kondusivitas daerah kita pada pelaksanaan hari-hari besar keagamaan yang berlangsung di bulan juni ini,” ujarnya.

Bupati dalam sambutannya, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya FKUB, untuk kembali mengambil peran dalam memastikan bahwa perayaan hari raya akan datang dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh hikmah.” Kita jaga suasana toleransi dan dukung umat yang merayakan untuk beribadah dengan tenang dan damai,” katanya lagi.

Bupati menekankan bahwa keberadaan FKUB bukan hanya sebagai simbol kerukunan, tetapi sebagai motor penggerak utama dalam menjaga perdamaian dan mengantisipasi potensi konflik yang bisa timbul akibat perbedaan. FKUB harus terus meningkatkan dialog antar umat beragama, memperkuat kerja sama dengan lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta memperluas literasi kerukunan sampai ke pelosok desa dan kelurahan.

” Saya percaya, dengan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Daerah dan FKUB, kita dapat menjadikan Kabupaten Minahasa sebagai teladan daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme dan harmoni sosial,” katanya lagi.

“Mari kita terus menjaga komitmen bersama untuk menjadikan Minahasa sebagai rumah bersama yang damai, rukun, dan penuh kasih sayang bagi seluruh anak bangsa, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus FKUB yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati kita semua dalam karya dan pengabdian bagi Masyarakat, Bangsa, dan Negara,” pungkasnya.

Selesai rapat koordinasi dan evaluasi FKUB, dilanjutkan dengan Kegiatan Bakti Sosial dilokasi bencana banjir.

Yvi