Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa membatasi aktifitas pasar, buka dan tutup dihari tertentu, untuk pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, nampaknya perlu dikaji ulang.
Karna pembatasan aktifitas pasar membuat warga merasa panik, dan mungkin takut kehabisan Bahan Pokok, sehingga saat pasar dibuka terjadi peningkatan pengunjung. Terlihat himbauan pemerintah terkait Sosial Distancing sulit diindahkan karna warga jadi berdesakan.
Dikuatirkan hal ini bukan mengurangi penyebaran Covid-19, tetapi akan lebih memperluas penyebarannya. Secara otomatis, kebijakan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran pandemi virus bisa sia-sia dengan berdesakannya warga di pasar.
Suasana pasar Tondano dipadati pengunjung untuk membeli kebutuhan rumah tangga, sebagai stok makanan beberapa hari kemudian. Pada rabu 25/3/2020.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Satgas pencegahan Covid-19 Kabupaten Minahasa, Dr Denny Mangala, mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kebijakan ini. “Pemda Minahasa akan senantiasa mengevaluasi kebijakan ini,” Tukas Mangala.
Yvi
