Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi, meminta maaf kepada masyarakat Minahasa, atas masalah terputus sementara BPJS yang ditanggung Pemerintah Minahasa, pada tahun 2020 ini.
Dijelaskan Bupati Minahasa terputus sementara kepesertaan BPJS diakibatkan kenaikan iuran pada tahun 2020, untuk itu pemerintah minahasa melaksanakan evaluasi terkait ini.
Evaluasi yang dilakukan Pemerintah Minahasa, karna anggaran yang disediakan yang tahun lalu cukup, namun tahun 2020 tidak lagi, karna kenaikan iuran.” Kami pemerintah terpaksa mengevaluasi peserta BPJS yang di tanggung oleh pemerintah, karena kenaikan Iuran BPJS.” Ujar Bupati
Pemerintah Minahasa sendiri pada tahun 2019 mengganggarkan untuk BPJS Kesehatan sebesar 36 Milyar, dibantu 7,5 milyar oleh Pemerintah Provinsi Sulut, dan karna BPJS Kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa menjadi tempat tujuan Kabupaten Blitar dan Ternate.
Keanggotaan BPJS, sudah bisa dikatakan 100 persen pada tahun 2019, sebanyak 130 ribu 8 ratusan telah terdaftar, dari 336 ribuan masyarakat Minahasa, disamping yang dibayarkan pemerintah minahasa, ada yang mandiri kelas 1,2 dan 3.
Untuk tahun 2020, kepesertaan BPJS yang ditanggung Pemerintah Minahasa akan diselektif, guna mencukupi anggaran yang telah disediakan.
Yvi
